Jum'at, 30 September 2016 | 10:31 WIB

Menpora Puji Acara Penutupan PON Jabar, Aher Sumringah  

TEMPO.CO, Bandung - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memuji pesta penutupan gelaran Pekan Olahraga Nasional XIX Jawa Barat. Imam menilai, panitia PON Jawa Barat sukses menyelenggarakan hajat olahraga nasional tersebut.

Pernyataan Imam tersebut dilontarkan saat berdiri berdampingan dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Mendengar hal itu, Aher tampak mengangkat dahinya sembari tersenyum tipis.

"Saya tadi tanya, siapa sutradara di balik acara penutupan ini. Nanti saya akan rekomendasikan untuk menjadi bagian penyelenggara di ASEAN Games. Saya akui warga Jawa Barat sangat kreatif," ujar Imam.

PON XIX Jawa Barat secara resmi ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla. PON ditutup dengan sebuah hajatan yang sangat mewah. Stadion Gelora Bandung Lautan Api disulap menjadi panggung pentas yang atraktif. Tari-tarian kolosal dan sajian musik orkestra melengkapi kemeriahan penutupan kompetisi olahraga nasional ini.

Tak ketinggalan, semburan kembang api ratusan kali dimuntahkan ke langit sekitaran Stadion GBLA. Tak heran, untuk mengelar pesta pembukaan dan penutupan, panitia PON dan Perparnas harus merogoh kocek hingga Rp 90 miliar.

Selain memuji gelaran penutupan PON, Imam menilai, secara keseluruhan penyelenggaraan PON sukses. Ia mengatakan pada ajang PON ini diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet gemilang yang mampu bersaing di level internasional. "Peningkatan prestasi pada PON kali ini cukup membanggakan," ujar Menpora.

Ia berujar, para atlet yang telah berlaga di PON Jawa Barat akan diseleksi untuk disiapkan pada ASEAN Games 2018. "Nanti kita akan lakukan evaluasi dan seleksi untuk para atlet," katanya.

Ketua umum panitia besar PON XIX, Ahmad Heryawan, mengklaim panitia sukses menyelenggarakan hajat olahraga empat tahunan ini. Meskipun, sempat dihujani protes dari sejumlah peserta, Aher mengatakan, hal tersebut tidak terlalu signifikan.

"Jika dikalkulasi dari 5.205 pertandingan yang berlangsung selama PON, tercatat hanya sebelas pertandingan yang sempat terkendala, artinya hanya mencapai 0,2 persen," ujar Aher.

Pada PON kali ini, tuan rumah Jawa Barat keluar sebagai juara umum. Jawa Barat memperoleh lebih dari 200 medali emas.

IQBAL T. LAZUARDI S.